I Love Her

ANIME AIKATSU

THUNDERSTROM

5 power

NAME IS BLOG

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Horror Movies. Show all posts
Showing posts with label Horror Movies. Show all posts

Monday, November 7, 2016

Ouija: Origin of Evil (2016) HDRip + SUB iNDO

Ouija: Origin of Evil
(2016)

Quality: HDRip

Released
2 November 2016 (Indonesia)
Country USA
Language
English
Genres
Horror | Thriller
Director
Mike Flanagan
Writers
Mike Flanagan, Jeff Howard
Starcast
Elizabeth Reaser, Lulu Wilson, Annalise Basso | See full cast & crew »
Rating
6.6/10
Review:
Bermain dengan hal-hal supernatural selalu tampak menjanjikan sesuatu yang “menyenangkan”, tidak heran dengan budget kecil film-film horror kerap berhasil meraih keuntungan finansial yang besar termasuk that dreadful ‘Ouija’ yang hadir dua tahun lalu. Budget kecil membuat rasa takut pada potensi merugi juga kecil, tidak heran film-film di genre horror kerap tampak seperti trial and error, putar materi klise dan klasik di mana karakter hantu melihat karakter manusia dan karakter manusia merasakan eksistensi karakter hantu di sekitarnya. Genre horror tidak sepenuhnya membutuhkan materi baru yang segar namun sosok tepat yang mampu mengolah materi klasik dan klise tadi menjadi sajian yang segar. Film ini berada di tangan sosok yang tepat. Ouija: Origin of Evil: an effectively creepy horror without being overly cheesy.
Alice Zander (Elizabeth Reaser) merupakan seorang single mother dengan dua orang putri, Lina (Annalise Basso) dan juga Doris (Lulu Wilson), dua sosok yang membantu Alice ketika ia sedang beraksi melakukan aksi penipuan berkedok fortune teller. Sayangnya usaha tersebut masih belum mampu untuk meringakan beban finansial yang sedang mereka hadapi, tagihan belum dibayar menandakan potensi penyitaan rumah yang mereka tempati semakin besar. Suatu ketika sedang berkunjung ke rumah temannya Lina diajak untuk bermain ouija dan dari sana ia menyarankan sang ibu untuk menggunakan papan tersebut untuk membuat bisnis mereka semakin menarik.
Celakanya usaha tersebut justru memanggil sosok asing yang tertarik untuk bermain dengan mereka. Ketika sedang melakukan setting pada mainan barunya itu Alice tanpa sadar telah memanggil roh yang bermukim di rumah mereka, bernama Marcus dan hadir lewat perantaraan Doris. Doris tidak tahu bahwa sang ayah telah tiada percaya bahwa situasi “unik” yang ia rasakan itu akibat arwah sang ayah, terus dilanda rasa penasaran untuk bermain Ouija. Bersama dengan Father Tom (Henry Thomas) Alice dan Lina perlahan yakin bahwa Doris kini berada di bawah kendali roh jahat.
Sinopsis di atas tadi terkesan standard dan mungkin akan terasa basi jika menilik hubungan sebab dan akibat yang ia tawarkan. Faktanya tidak ada materi yang benar-benar fresh from the oven di dalam cerita Ouija: Origin of Evil, tidak hanya materi yang terasa hangat saja namun juga tidak terdapat materi yang benar-benar segar dan baru. Formula Ouija: Origin of Evil tipikal film horror pada umumnya, karakter bertemu dengan masalah, lalu build-up dan kemudian bermain dengan situasi penuh rasa waspada dari “kehadiran” sosok “asing” di sekitar karakter. Ya, there or not there dengan diselingi beberapa fake-outs klasik, Mike Flanagan sepenuhnya berpegang teguh dengan formula klasik dari genre horror namun apa yang menyebabkan materi yang tidak segar tadi justru berhasil menyajikan presentasi horror yang terasa segar adalah karena Mike Flanagan sejak awal memilih bermain aman namun terkendali.
Mungkin terkesan kurang menantang namun hal tersebut yang justru membuat berbagai hal dan materi klasik genre horror di film ini bekerja dengan baik. Efektifitas adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan Ouija: Origin of Evil secara singkat, hal tersebut eksis sejak awal hingga akhir. Karakter dan juga konflik berhasil dibentuk dengan cepat dan tepat, kita dapat merasakan kehadiran tekanan yang sedang dihadapi oleh Alice dan dua putrinya di dalam cerita, kemudian cara papan ouija masuk ke dalam rumah keluarga Zander itu juga terasa halus termasuk penggunaan kondisi di mana Doris yakin bahwa arwah tersebut merupakan sang ayah. Koneksi antar cerita dan juga karakter terbangun dengan baik sejak awal, kita juga bertemu dengan Mikey (Parker Mack) yang berhasil menjadi “boneka” yang efektif bagi Doris, dan setelah koneksi tadi sukses menjadi semacam “alarm” bagi penonton setelah itu Flanagan coba menghadirkan “keriuhan” yang telah dinanti.
Kata yang digunakan memang keriuhan namun mereka hadir tanpa kebisingan yang berlebihan. Bermain dengan keheningan, itu senjata utama yang Flanagan gunakan di sini, dan seperti disebutkan di awal tadi penonton yang telah merasa seolah menjadi bagian lain dari keluarga Zander terus merasa waspada karena kita tahu di sana ada hantu. Di paruh pertama semua terasa lowkey namun eerie mood yang dihasilkan terus tumbuh dengan baik, penonton dibuat menantikan kemunculan sosok asing itu dan ketika momen itu tiba Mike Flanagan (Absentia, Oculus, Hush, Before I Wake) sajikan dengan punchs yang manis, effectively creeping audiences out. Pola klasik yang digunakan berhasil dikendalikan dengan baik oleh Flanagan terutama pada cara ia bermain tarik dan ulur bersama penonton, membuat penonton perlahan merasa unnerving untuk kemudian memunculkan berbagai “kejutan” yang manis.
Hal lain yang terasa impresif dari eksekusi Flanagan di sini adalah ia tidak mencoba menggunakan berbagai kejutan tadi untuk menciptakan kesan menakutkan yang terasa overwhelm. Ouija: Origin of Evil tidak menawarkan sebuah petualangan layaknya rollercoaster dengan track dipenuhi naik dan turun yang mengerikan tapi dengan tetap tampak tenang the scares yang dihasilkan justru terasa kumulatif, terasa terus bergerak semakin besar. Kesan creepy yang dihasilkan Ouija: Origin of Evil secara perlahan terus menumpuk, meskipun memberi kesempatan bagi beberapa humor kecil untuk tampil itu tidak membuat ekspektasi penonton pada menantikan kemunculan berbagai “kejutan” menjadi turun. Hal tersebut disebabkan karena Flanagan berusaha untuk menjauhkan materi yang dapat menciptakan kesan random di dalam cerita, secara step by step ia bangun mood and scare sehingga kesan menakutkan ketika kejutan itu hadir terasa impactful.
Hal lain yang Flanagan lakukan dengan baik di sini adalah ia berhasil menciptakan sebuah kemasan dipenuhi dengan timing yang tepat dari kemunculan setiap elemen cerita. Di awal dia fokus pada menciptakan dasar bagi karakter dan juga konflik namun ketika itu telah usai dua hal tadi tidak lantas berada di satu ruangan dengan tugas utama untuk hanya menciptakan kehebohan yang mengejutkan penonton saja. Paruh kedua harus diakui terasa predictable namun kesan fun yang dihasilkan paruh pertama tidak luntur di bagian ini, dari karakter, konflik, hingga elemen teknis seperti score dan visual mereka berhasil dikombinasikan dengan baik oleh Flanagan sebagai editor untuk menakut-nakuti penontonnya. Teror dikemas dengan sangat efektif, dari twist and turns hingga hal sederhana seperti mempermainkan silence moments ketika that thing sedang mengintai karakter untuk perlahan mendekat dan mendekat.
Hal-hal semacam itu yang menjadi daya tarik dari film horror dan di sini ditampilkan Flanagan dengan baik meskipun di babak akhir pace terasa sedikit kendor dan tidak begitu kuat. Bersama dengan Jeff Howard screenplay yang dihasilkan memang tidak istimewa namun lebih dari mampu untuk menciptakan kesan padat, dari arena bermain bagi berbagai kejutan hingga pada hal yang sedikit lebih berat seperti tentang family. Di sisi lain terdapat api kecil yang terus membakar suspense, mempertahankan atmosfir menakutkan yang telah terbentuk dan tetap stay away dari usaha “memukul” penonton dengan berbagai kejutan yang cheap dan random. Dan itu semua dilengkapi dengan kinerja akting yang juga sangat efektif dari jajaran cast, dari Elizabeth Reaser sebagai “guardian”, kemudian Annalise Basso hingga Lulu Wilson yang tampil exceptionally good terlebih ketika ia bermain dengan senyum yang gentle namun creepy itu.
Overall, Ouija: Origin of Evil adalah film yang memuaskan. Ini merupakan kelanjutan dan juga prequel yang superior for that dreadful ‘Ouija’, dan di sisi lain menjadi bukti bahwa genre horror kembali mendapatkan satu talenta yang berhasil meninggalkan kesan dependable, yaitu Mike Flanagan. Ini adalah bukti bahwa materi yang klise dan basi pada industri film bukan masalah yang besar, materi klasik dan klise tetap memiliki potensi untuk menciptakan sebuah sajian yang segar jika diolah dengan baik dan benar. Mike Flanagan melakukan itu di sini, memiliki great sense pada eksekusi untuk membuat berbagai terror itu work dan menghasilkan sebuah effective and entertaining horror.
Sumber

FILESIZE: 273 MB
LINK

Subtitle: hd.ouijaorigin.2016.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Zolren

Friday, July 1, 2016

Green Room (2015) BluRay+Subtitle Indonesia

green-room.jpg
movieinfo.png
Released
29 April 2016 (USA)
CountryUSA
Language
English
Genre
Crime | Horror | Music | Thriller
Director
Jeremy Saulnier
Writer
Jeremy Saulnier
Starcast
Anton Yelchin, Imogen Poots, Alia Shawkat | See full cast & crew »
Rating
imdb-icon.gif7.6/10

Sinopsis:

Sebuah geng besar yang terbentuk dalam sebuah kumpulan kekuatan kulit putih (white skinheads), menjadi penguasa dalam sebuah wilayah yang akan mengancam keselamatan setiap orang yang berada di kawasan mereka.

Salah satu grup band punk rock dalam sebuah konser mereka telah terperangkap di suatu tempat terpencil, dan mereka harus berjuang keras dalam berbagai aksi kekerasan untuk melawan kekuatan kulit putih demi menyelamatkan diri.

519584274_c_o.jpg

maxresdefault.jpg

62668858cb09f93cc938e21b3ff3ec2c747bb0d8

banner-appwal.jpg

Download Film Green Room (2015) BluRay Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 35 Menit - 01 Detik
Ukuran: 274 mb
SS:
greenrm15_BRrmcmv_mp4_thumbs_2016_06_30_

Download Single Link:
download-button.gif
[ISERCLOUD]
[TUSFILES]
[UPFILE]
UPLOAD]
[SOLIDFILES]
[UPPIT]

Subtitle: br-greenroom-2015.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:Kakek Salto

Download Film Green Room (2015) BluRay Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x260
Ukuran: 176 mb
SS:
greenrm15_BRrmcmv_Snapshot.jpg

Download Single Link:
download-button.gif
UC: https://userscloud.com/2cfyh843yttu
TF: http://www.tusfiles.net/3kpxhrlpafog
UF: http://sht.io/i877
UI: http://sht.io/i878
SF: http://sht.io/i879
UP: http://uppit.com/gij2a560624g

Subtitle: br-greenroom-2015.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:Kakek Salto


Monday, June 20, 2016

Fear Is Coming (2016) HDRip+Subtitle Indonesia

fear-is-coming-2016.jpg
movieinfo.png
Released
25 March 2016 (China)
CountryThailand | China
Language
Chinese
Genre
Horror | Thriller
Director
Zhang Yang
Writers
n/a
Starcast
Mengmeng Li, Mik Thongraya, Yoyo
Rating
imdb-icon.gifn/a

Sinopsis:

Menceritakan bangunan bioskop yang terkenal berhantu di Chiang Mai telah menarik banyak wisatawan di Thailand. Sekelompok pengunjung tur yang berbeda tempat tersebut telah mengalami peristiwa supranatural, dan kematian yang misterius.

20160226161440937655.jpg

324000026ad57590614.jpg

p2321497318.jpg

banner-appwal.jpg

Download Film Fear Is Coming (2016) HDRip Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 28 Menit - 54 Detik
Ukuran: 250 mb
SS:

feariscmng16_HDrmcmv_mp4_thumbs_2016_06_

Download Single Link:
download-button.gif
[USERCLOUD]
[TUSFILES]
[UFILE]
[UPLOAD]
[SOLIDFILES]
[UPPIT]


Subtitle: hd-feariscmg-2016.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:
mahsunmax
Download Film Fear Is Coming (2016) HDRip Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x288
Ukuran: 167 mb
SS:

feariscmng16_HDrmcmv_Snapshot.jpg

Download Single Link:
download-button.gif
UC: https://userscloud.com/24dud5b8l4su
TF: http://www.tusfiles.net/iyrd09ge574v
UF: http://sht.io/hsti
UI: http://sht.io/hsth
SF: http://sht.io/hstj
UP: http://uppit.com/k8hnlmznebdf


Subtitle: hd-feariscmg-2016.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:
mahsunmax

Friday, June 17, 2016

The Conjuring 2 (2016) HDTS+Subtitle Indonesia

conjuring-two-ver2.jpg
movieinfo.png
Released
10 June 2016 (USA)
CountryUSA
Language
English
Genre
Horror
Director
James Wan
Writers
Carey Hayes (screenplay), Chad Hayes (screenplay) | 5 more credits »
Starcast
Vera Farmiga, Patrick Wilson, Madison Wolfe | See full cast & crew »
Rating
imdb-icon.gif8.2/10

Review:

Tiga tahun lalu James Wan berhasil menciptakan salah satu film horror yang memiliki kualitas pengarahan serta teknik bercerita lewat narasi dan visual yang terasa cantik, tidak hanya sebagai satuan elemen namun ketika bergabung menjadi sebuah kemasan mereka terasa padat dan menyeramkan. The Conjuring, mencetak kesuksesan di box office sehingga kehadiran sekuel tentu menjadi hal yang lumrah, namun pertanyaannya adalah apakah penerusnya ini mampu membawa penonton ke level yang lebih tinggi atau setidaknya mampu memberikan sebuah petualangan supernatural yang sama menyeramkan seperti yang dilakukan pendahulunya? The Conjuring 2, a haunting but ain't terrific supernatural horror.

Di tahun 1977, Ed Warren (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) melakukan pemanggilan arwah di rumah Amityville. Lorraine terguncang ketika bertemu dengan Demon Nun (Bonnie Aarons), mendapat visi buruk terkait Ed, dan meminta Ed agar mereka berhenti melakukan penyelidikan paranormal. Namun sebuah permintaan tolong dari Peggy Hodgson (Frances O'Connor) menggagalkan rencana itu. Putri bungsu Peggy, Janet Hodgson (Madison Wolfe), menunjukkan tanda-tanda kerasukan. Ed dan Lorraine mencoba membantu namun justru mendapati mereka menjadi target dari roh-roh jahat.

Sinopsis tadi mengingatkan kamu dengan film pertama, The Conjuring? Iya, dasar masalah film ini sama dengan The Conjuring tapi berhasil James Wan (Saw, Dead Silence, Insidious, Furious 7) gunakan untuk mengulangi pencapaiannya di film pertama: memberimu sebuah petualangan mistis yang menarik, mengikat, dan mengguncang. James Wan ahli melakukan itu, bagaimana di setengah jam pertama ia mencoba membangun setup yang membuat penonton seolah berpikir akan muncul ledakan besar di bagian akhir. Bagian awal The Conjuring 2 seperti aksi menumpuk bahan-bahan yang mudah meledak, membangun atmosfer yang chilling dengan tujuan yang sederhana, membentuk sikap waspada penontonnya. Itu berhasil, penonton tidak hanya tertarik tapi merasa ikut terlibat dengan masalah yang dialami oleh keluarga Warrens, sebuah pencapaian oke yang dilakukan James Wan dengan cara yang stylish.

Ya, stylish, visual seperti merasa gerah kalau dia diam, terus membawa kamu bergerak dengan ritme yang “asyik”. bagus dengan cara itu, kamera terus berayun mondar-mandir untuk menciptakan kesan mengintai dan meningkatkan rasa waspada penontonnya, terasa fluid sehingga kamu seolah merasa berada di dalam cerita. Atmosfer The Conjuring 2 juga oke, kombinasi emosi karakter, masalah yang mereka hadapi, dan kemungkinan munculnya “setan” terasa oke, dan semakin lengkap dengan elemen klasik film horror berupa kemunculan suara dan teriakan secara tiba-tiba ketika kamu telah waspada. Tidak hanya itu, The Conjuring 2 terasa lebih baik dari dibandingkan pendahulunya dalam hal karakter antagonis, dalam hal tentu saja setan atau hantu. Film ini punya tiga karakter menyeramkan yang “menarik” dan mampu mengintimidasi penontonnya.

Namun yang menjadi masalah adalah berbagai kombinasi yang manis di atas tadi itu tidak terasa "padat". The Conjuring 2 punya durasi 134 menit, 22 menit lebih panjang dari The Conjuring. Apakah ada perbedaan mencolok sehingga durasi jadi lebih panjang? Sayangnya tidak, dasar masalahnya sama, cara bermainnya juga sama. Lalu yang membedakan? Yang membedakan adalah segmen yang di film pertama ditampilkan 10 menit misal, di sini ditampilkan selama 15 menit. Stretch, terasa kurang padat. Setelah menampilkan setup yang memikat di awal film ini justru jatuh ke dalam pola generik film horror, maju, tunggu, tidak ada hantu, maju, dan boom. Bukankah pola itu lumrah di film horror? Iya, tapi The Conjuring 2 justru terasa terlalu bergantung pada jump scare sehingga kesan cheap muncul, hal yang tidak dimiliki film pertamanya.

Waktu yang digunakan untuk “jump scare” itu bisa saja dipakai untuk menggali karakter bukan dipakai untuk pola berulang sebagai upaya memperdalam kesan menyeramkan. The Conjuring 2 terus terasa menarik hingga akhir, namun rasa terikat penonton dengan cerita dan karakter perlahan berkurang. Berbicara karakter Patrick Wilson dan Vera Farmiga kembali dengan penampilan yang memikat. Daya tarik film ini di awal adalah kemampuannya dalam membuat kamu seolah menjadi bagian dari cerita, dan emosi punya peran di dalamnya. Patrick Wilson dan Vera Farmiga berhasil memainkan Ed dan Lorraine dengan meyakinkan. Frances O'Connor juga berhasil mencuri perhatian sebagai ibu yang berjuang menyelamatkan putrinya. Bintang utama The Conjuring 2 adalah Madison Wolfe, suka dengan caranya menampilkan emosi dalam range yang luas, putus asa sampai rasa takut, mereka menarik.

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, dan itu dialami oleh The Conjuring 2. James Wan kembali berhasil menampilkan kisah supernatural yang mencekam dengan atmosfer, karakter, dan cerita yang menarik, sayangnya kali ini terasa kurang solid, terasa sedikit lebih longgar dari film pertama. Bagian setup berhasil tampil oke tapi sayang paruh kedua The Conjuring 2 terasa “berlebihan” ketika bermain dengan penontonnya. Masih menyeramkan seperti pendahulunya namun sayangnya The Conjuring 2 terasa kurang solid dan juga terasa sedikit melelahkan. Segmented.
Sumber

The%2BConjuring%2B2%2B%255B2016%255D%2Bi

The%2BConjuring%2B2%2B%255B2016%255D%2Bi

The%2BConjuring%2B2%2B%255B2016%255D%2Bi

banner-appwal.jpg

Download Film The Conjuring 2 (2016) HDTS Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 2 Jam - 06 Menit - 59 Detik
Ukuran: 311 mb
SS:



Download Single Link:
download-button.gif
[USERCLOUD]
[TUSFILES]
[UPFILE]
[UPLOAD]
[SOLIDFILES]
[UPPIT]


Subtitle: hdts-theconjurin2-2016.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:
jksan12
Download Film The Conjuring 2 (2016) HDTS Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x260
Ukuran: 241 mb
SS:



Download Single Link:
download-button.gif
UC: https://userscloud.com/6wpum6psblfa
TF: http://www.tusfiles.net/q3r127e3g28f
UF: http://sht.io/hm1j
UI: uploading....
SF: http://sht.io/hm1i
UP: http://uppit.com/liea89r8za5a


Subtitle: hdts-theconjurin2-2016.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:
jksan12

Thursday, June 16, 2016

The Inerasable (2016) WEB-DL+Subtitle Indonesia

the-inerasable-p1.jpg
movieinfo.png
Released
January 30, 2016
CountryJapan
Language
Japanese
Genre
Horror
Director
Yoshihiro Nakamura
Writers
Fuyumi Ono (novel), Kenichi Suzuki
Starcast
Yuko Takeuchi, Ai Hashimoto, Kuranosuke Sasaki, Kentaro Sakaguchi
Rating
imdb-icon.gifn/a

Sinopsis:

I (diperankan oleh Yuko takeuchi) adalah seorang gadis penulis novel misteri. I menerima surat dari kubo (diperankan oleh Ai hashimoto), seorang mahasiswa salah satu pembaca novel yang ia tulis.

Surat itu berisi bahwa ia mendengar suara yang aneh ditempat yang ia tinggali sekarang. I merasa tertarik dengan surat yang dikirimkan itu dan bermaksud untuk menyelidikinya. I dan Kuno akhirnya mempelajari banyak hal dan mencari tau informasi dari orang-orang sebelumnya yang pernah tinggal disana dan mendapat banyak informasi bahwa disana penah terjadi kasus bunuh diri dan pembunuhan.

168515.jpg

168514.jpg

the-inerasable-trailer1.jpg

banner-appwal.jpg

Download Film The Inerasable (2016) WEB-DL Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 46 Menit - 59 Detik
Ukuran: 289 mb
SS:
theinersbl16_DLrmcmv_mp4_thumbs_2016_06_

Download Single Link:
download-button.gif
[USERCLOUD]
[TUSFILES]
[UPFILE]
[UPLOAD]
[SOLIDFILES]
[UPIIT]


Subtitle: ...wait | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:

Download Film The Inerasable (2016) WEB-DL Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x288
Ukuran: 193 mb
SS:
theinersbl16_DLrmcmv_Snapshot.jpg

Download Single Link:
download-button.gif
UC: https://userscloud.com/lgvkfavlgt7x
TF: http://www.tusfiles.net/h2a2ewr8v0w5
UF: http://sht.io/hnte
UI: uploading...
SF: http://sht.io/hntd
UP: http://uppit.com/yz5wgri5rp4m


Subtitle: ...wait | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:

Mother's Revenge (2016) HDRip+Subtitle Indonesia

mothers-revenge-2016-4736.jpg
movieinfo.png
Released
April 15, 2016 (China)
CountryChina
Language
Chinese
Genre
Horror | Mystery | Thriller
Director
n/a
Writers
n/a
Starcast
Wang Chong, Wang Dan Wei, Tian Miao, Xiaoyan Bo, Wu Xi
Rating
imdb-icon.gif n/a

Sinopsis:

Half-man, half cat, fraud dead revive the legendary 1924 Northeast cat lady's face again in a town. Zhou mother of four siblings froze to death in a night of heavy snow, black cat across the corpse over, Zhou Granny by gas revive avatar face cat lady, mysterious spirit is now in town, Zhoujia Chun, summer, autumn and winter four siblings therefore fall into the old lady's cat face death curse being.

Cat face old lady fraud corpse Huihun, black cat possessed legendary spirit again now, so the incarnation century town house ghost Yin kiln, Zhou four siblings trying to escape the town overnight, get rid of the cat people different ghost ghosts tangled, no one thought

69f39866e6de9839s.png

74945a35faccafa8s.png

2327643107.jpg

banner-appwal.jpg

Download Film Mother's Revenge (2016) HDRip Subtitle Indonesia MP4 High Quality:
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 360p
Durasi: 1 Jam - 24 Menit - 13 Detik
Ukuran: 235 mb
SS:
motherrvng16_HDrmcmv_mp4_thumbs_2016_06_

Download Single Link:
download-button.gif
[USERCLOUD]
[TUSFILES]
[UFILE]
[UPLOAD]
[SOLIDFILES]
[UPPIT]


Subtitle: hd-motherrvng-2016.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:mahsunmax

Download Film Mother's Revenge (2016) HDRip Subtitle Indonesia AVI Normal Quality:
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 500x260
Ukuran: 159 mb
SS:
motherrvng16_HDrmcmv_Snapshot.jpg

Download Single Link:
download-button.gif
UC: https://userscloud.com/2083r80l6ypu
TF: http://www.tusfiles.net/j3r12e2cemcw
UF: http://sht.io/hoac
UI: http://sht.io/hoad
SF: http://sht.io/hoae
UP: http://uppit.com/ztk78jnvh9i2


Subtitle: hd-motherrvng-2016.zip | More
Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By:mahsunmax